Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2015

Hacker Israel Paling Menakutkan di Dunia


Hacker telah selangkah lebih maju dari ilmuwan. Terbukti, mereka berhasil meretas komputer paling aman di dunia yang bahkan tidak tersambung dengan internet.

Komputer paling aman di dunia yang kerap dipakai sebagai alat penyimpan data-data penting, seperti perbankan dan militer. Untuk itu, komputer yang digunakan harus mengadopsi teknologi 'air-gapped'.

Teknologi ini dengan cerdas mengisolasi komputer dari internet dan koneksi jaringan lain. Sistem keamanannya pun sudah diatur ke level tertinggi. Bisa dikatakan, komputer jenis ini sebelumnya mustahil untuk dibobol.

Sayangnya hal itu kini tinggal kenangan, sebab hacker Israel bernama Mordechai Guri dan Profesor Yuval Elovici menemukan cara untuk meretas komputer 'air-gapped'. Menurut dua hacker itu, kuncinya adalah panas.

Yang mereka butuhkan hanyalah menyisipkan virus bernama BitWhisper komputer 'air-gapped' dan komputer biasa lain yang ada di dekatnya. Kemudian, virus itu akan mengambil alih sensor panas di kedua komputer dan mengatur kapan pendingin bisa menyala.


Nah, perubahan suhu kedua komputer itulah yang diklaim bisa dipakai sebagai 'kode' untuk mengirim dan menerima data. Jadi, meskipun komputer super aman dengan teknologi 'air-gapped' itu tidak terkoneksi internet, data di dalamnya masih bisa dikirim ke komputer kedua yang mempunyai koneksi internet. Akhirnya, data berharga pun bisa dikantongi hacker dengan mudah.

Untungnya, syarat yang harus ada untuk melaksanakan teknik peretasan 'panas' ini membuatnya sulit dilakukan di dunia nyata. Namun, Mordechai Guri mengaku hal itu mungkin saja terjadi.

"Skenarionya, harus ada dua buah komputer yang diletakkan dalam satu meja berdekatan. Salah satunya komputer 'air-gapped' dan yang lainnya komputer biasa dengan internet. Teknik ini bisa dilakukan di dunia nyata, namun belum ada yang berhasil melakukannya," ujar hacker yang ternyata juga pakar teknologi Universitas Ben-Gurion, Israel, Daily Mail (23/03).

Kamis, 11 Desember 2014

Sekarang Orang Indonesia Bisa Tonton Youtube Tanpa Internet

Google memperkenalkan pemutaran video secara offline bagi pengguna aplikasi YouTube di smartphone Android. Kemampuan memutar video tanpa koneksi internet tersebut baru tersedia di Indonesia, India, dan Filipina.
Menurut postingan di blog resmi Google Asia Psifik yang diunggah pada Kamis (11/12/2014), upaya tersebut dilakukan untuk memperbanyak konten-konten populer YouTube di ketiga negara tersebut, tanpa koneksi internet.
Pada prinsipnya, YouTube akan menyimpan file cached dari video tersebut saat pengguna masih terhubung dengan internet. Video tersebut bisa disimpan dalam perangkat Android selama 48 jam untuk diputar secara offline, sehingga pengguna tetap bisa menikmati video walau offline.
Video-video yang mendukung pemutaran offline akan ditandai dengan ikon khusus yang begitu di-tap, akan menawarkan pilihan kualitas pemutaran video yang bisa dipilih untuk disimpan.
Menurut Google, negara-negara Indonesia, India, dan Filipina dipilih karena ketiganya dianggap memiliki peranan penting dalam hal mobile internet, ditambah lagi masih sedikit yang berlangganan data dalam jumlah besar, dan koneksi internet yang belum merata.
"Asia membuktikan dirinya sebagai dunia yang sangat mobile dalam hal adopsi smartphone, namun akses data yang kencang dan terjangkau masih menjadi tantangan di wilayah tersebut," ujar Google dalam postingan blog-nya.
Karena itulah Google mencari cara untuk mengatasi kendala tersebut bagi pengguna produknya di negara-negara yang memiliki akses terbatas.